Staf Khusus Komunikasi dan Kemitraan Menpora RI, yang juga Ketua Umum PP Fatayat NU, Ibu Anggia Ermarini, memberikan kuliah tamu di STIE Kesuma Negara (STIEKEN) Blitar, Selasa (12/09/2017).  Dalam kuliah tamu kali ini sengaja STIEKEN Blitar menghadirkan narasumber dari Kementrian Pemuda dan Olahraga dalam rangka memberikan motivasi dan pengingat bagi generasi muda utamanya mahasiswa STIEKEN Blitar mengenai pentingnya rasa kebersamaan dan kebhinekaan, apalagi sebentar lagi akan diperingati Hari Sumpah Pemuda.

Diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa STIEKEN Blitar, kuliah tamu yang juga merupakan rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2017/2018 atau biasa disebut Student Day oleh mahasiswa STIEKEN Blitar ini dimulai pukul 15.00 wib dengan  bertemakan “Peran Mahasiswa Dalam Mencegah Disintegrasi Bangsa Guna Memperkokoh NKRI”.

Ibu Anggia memaparkan bahwa Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi keberagaman dan harus direkatkan dengan persatuan dan kesatuan. Pemuda adalah harapan bangsa di masa datang untuk dapat melakukan perubahan sehingga  pemuda harus bisa menjadi perekat persatuan, keberagaman, perbedaan dan penerobos perubahan bangsa. Perbedaan dan keberagaman merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia, makanya negara kita itu kaya akan budaya, bahasa, suku dan tradisi, bahkan di Jawa Timur sendiri banyak aksen bahasa jawa yang berbeda-beda.

Beliau juga menyerukan kepada mahasiswa untuk menjadi pemuda yang kritis tetapi konstruktif bukan destruktif dengan semangat mencari solusi dari setiap perbedaan bukan mencari kemenangan individu.  Sebagai contoh, beliau menceritakan pengalaman pribadi beliau bagaimana keluarga beliau menerima 2 keluarga yang beda ras dan agama dalam satu rumah tetapi bisa hidup berdampingan bertahun-tahun.

“Penyebaran paham radikal terorisme sudah menyasar generasi muda, oleh karena itu Pemuda Indonesia harus bersatu, bangkit, dan melek teknologi untuk membendung ancaman radikalisme dan terorisme, jangan hanya facebookan ngepoin orang, buat status galau, sebar berita hoax dan curhat. Ingat kita harus sebarkan informasi positif dan inspiratif bahkan harus memanfaatkan teknologi agar tidak udah dipengaruhi virus-virus radikalisme, sahabat-sahabat mahasiwa harus memanfaatkan teknologi dengan cerdas”, ungkap Ibu Anggia.

Dalam kesempatan ini juga Ibu Anggia mendorong para mahasiswa era masa kini agar lebih tertarik menekuni dunia wirausaha dibanding profesi lainnya. Pemuda harus mampu mengubah sesuatu yang sederhana menjadi industri kreatif yang keren dengan mencontohkan bagaimana pendiri facebook, instagram, google yang masih sangat muda saat mereka mulai berwirausaha.

“Saya berharap sahabat-sahabat mahasiswa harus punya mimpi besar dan lebih besar lagi, ayo tunjukkan melalui kreativitas dan kontribusi nyata untuk negeri. Saya yakin sahabat-sahabat punya potensi yang besar, baik menjadi wirausaha maupun menjadi pemuda yang cetar membahana”, tutup Ibu Anggia dalam kuliah tamu yang bertempat di Aula STIEKEN Blitar.

Kuliah tamu ini diakhiri pukul 17.15 wib dengan penyerahan cinderamata dari Ketua STIEKEN Blitar kepada Ibu Anggia Ermarini.