Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) kembali menggelar kongres dimana kali ini merupakan konggres kedua yang digelar di Semarang pada 7 hingga 10 September 2017 di Hotel Muria Semarang. Kongres yang berlangsung selama 4 hari itu, diikuti 170 peserta se- Indonesia termasuk wakil dari STIE Kesuma Negara Blitar yaitu Bpk. Imam Turmudzi S.Pdi.,M.Pdi.  Pembukaan seminar dan kongres yang berlangsung di Balai Kota Semarang dibuka oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, M. Hum serta dihadiri dan ikut memberi sambutan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), H. Ganjar Pranowo, SH, M.Ip. Tema Seminar dan Kongres AMKI adalah “Peran Masjid Kampus Dalam Merekatkan Kesatuan Bangsa dan Melahirkan Pemimpin Nasional Berkarakter Unggul”

Tujuan dari seminar dan konggres ini adalah AMKI mengambil peran dengan menjadikan Masjid Kampus sebagai pusat pengembangan karakter khususnya bagi generasi muda, juga untuk mengatasi radikalisme, fanatisme, ekstrimisme dan kejumudan dalam berpikir. Beberapa pembicara dalam acara ini adalah :

  1. “Peran Masjid Kampus dalam Pengembangan Jiwa Kewirausahaan” oleh Prof.Dr. Dina Indiastuti (Sesditjen Belmawa Kemenristekdikti)
  2. “Pendayagunaan ZIS & Wakaf Berbasis Masjid Kampus untuk Pemberdayaan Masyarakat” oleh K.H. Masdar Farid Mas’udi (Komisioner Baznas RI)
  3. “Masjid Kampus sebagai Model Pembangunan Peradaban” oleh Prof.Ir. Hermawan K. D, MSEE, Ph.D (Ketua Umum AMKI)
  4. “Melahirkan Kepemimpinan yang Visioner dan Berintegritas dari Masjid Kampus” oleh Dr.Ir. Arief Yahya, M.Sc (Menteri Pariwisata)  Dr.Ir. Syarif Hidayat (Ketua Harian AMKI)
  5. “Pembinaan Mahasiswa dalam Perspektif Penangkalan ekstrimisme di Kampus” oleh Prof.Dr. Intan Ahmad (Dirjen Belmawa Kemenristekdikti)